Blog

Panduan praktis untuk QR code — cara kerjanya, kapan menggunakan statis vs dinamis, ukuran untuk cetak, embed logo, error correction, dan banyak lagi.

Panduan13 Mei 2026·5 menit

Cara Menambahkan Logo ke QR Code

Menambahkan logo ke QR Code itu mudah. Menjaganya tetap scannable butuh perhatian. Panduan — ukuran logo, error correction, kontras, dan testing.

Baca artikel
Panduan4 Mei 2026·4 menit

Berapa Ukuran QR Code yang Harus Saya Cetak?

Seberapa besar harus cetak QR Code? Aturannya 1 cm lebar QR per 10 cm jarak scanning. Berikut ukuran praktis untuk kartu, poster, signage, dan billboard.

Baca artikel
Panduan24 Apr 2026·6 menit

Level Error Correction QR — Apa Arti L, M, Q, H Sebenarnya

QR Code punya 4 level error correction: L (7%), M (15%), Q (25%), H (30%). Arti masing-masing, kapan dipakai, dan kenapa penting untuk QR cetak.

Baca artikel
Panduan15 Apr 2026·4 menit

Apakah QR Code Kedaluwarsa?

QR Code statis tidak pernah kedaluwarsa — bekerja selama konten yang dienkode ada. Kode dinamis bekerja selama redirect aktif. Gambaran masa hidup sebenarnya.

Baca artikel
Panduan6 Apr 2026·6 menit

Cara Membuat QR Code WiFi

Buat QR Code WiFi dalam kurang dari satu menit. Panduan step-by-step: WPA2, SSID hidden, tips printing, dan rotasi password.

Baca artikel
Panduan26 Mar 2026·7 menit

QR Code Statis vs Dinamis — Yang Mana Harus Anda Pakai?

QR Code statis menyimpan tujuan ke gambar; kode dinamis mengalihkan via tautan pendek yang bisa di-edit. Perbedaan sebenarnya & kapan tiap pilihan tepat.

Baca artikel
Panduan17 Mar 2026·9 menit

Bagaimana QR Code Bekerja?

QR Code adalah barcode dua dimensi yang menyimpan data pada grid modul hitam-putih. Mekanisme sebenarnya — penyimpanan data, koreksi kesalahan, dan pola finder.

Baca artikel